Pelaku Pembawa Bendera Bertuliskan Arab Geram Disebut Penyusup Oleh Novel Bamukmin


Pustakanews.com - Polisi menangkap NF (26), pembawa bendera RI bertuliskan Arab di demo FPI di depan Mabes Polri. Dari hasil pemeriksaan, NF mengaku sebagai simpatisan FPI.


"Dia ngakunya hanya sebagai simpatisan saja FPI, tetapi tidak punya kartu tanda anggota (KTA) FPI," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Sabtu (21/1/2017).

Argo mengatakan, kendati NF mengaku sebagai simpatisan FPI, pihaknya belum ada rencana untuk memanggil pihak FPI. NF juga membawa bendera tersebut di tengah massa aksi FPI di depan Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, pada Senin (17/1) lalu.

"Kalau ada keterkaitan ke FPI akan kita panggil, tetapi sejauh ini belum ada dan yang bersangkutan juga kan tidak ada KTA FPI, hanya simpatisan saja.

Sementara NF mengaku aksinya membawa bendera berlapaz Laa Illaha Illallah dengan gambar 2 pedang di bawahnya itu karena terinspirasi oleh Badan Keamanan Rakyat (BKR). Sejauh ini belum ada keterangan dari polisi, apakah NF mencoret sendiri bendera tersebut atau ada orang lain yang membuatnya.

"Memang saya simpatisan FPI, tapi yang saya sesalkan dan buat tersinggung kenapa saya disebut penyusup oleh Habib Novel. Padahal saya hadir ingin membela Islam membela agama saya," Kata NF.

Panglima Laskar FPI Maman Suryadi menanggapi aksi unjuk rasa pada Senin yang diikuti NF tidak hanya diikuti oleh FPI. Menurut Maman, ada banyak elemen masyarakat lainnya yang bergabung dalam aksi itu.

"Saya tidak tahu ya itu penyusup atau bukan. Yang jelas itu kan jemaah. Yang demo bukan FPI aja. Itu umat," ujar Maman ketika dikonfirmasi, Jumat (20/1). 
(detik)

Subscribe to receive free email updates: