Ahok Menang Telak Di TPS Rizieq Shihab, FPI Marah Usir Wartawan dari TPS



Pustakanews.com - Pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) DKI digelar hari ini. Nasib ibu kota lima tahun ke depan berada di tangan warganya.

Semua warga DKI yang sudah terdaftar menggunakan hak pilihnya di bilik suara. Aktivitas itu juga terjadi di TPS 17 Petamburan, Jakarta Pusat, yang dikenal menjadi basis ormas FPI.

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat unggul di TPS 17 Petamburan. Seperti diketahui, TPS tersebut lokasi pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab nyoblos.

Namun, keunggulan Ahok-Djarot tersebut tak lantas langsung diakui. Pihak petugas KPPS dan saksi meyakini total suara tidak sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pantauan merdeka.com di lokasi, Rabu (15/2), petugas KPPS dan saksi kemudian menghitung ulang suara di TPS tersebut. Penghitungan dilakukan sebanyak empat kali. Setelah dinilai cocok jumlah suara petugas terlihat akan menulis ulang. 

Akan tetapi, seorang pria berjenggot mengenakan peci putih dan kaos hitam celana putih memanggil Ketua KPPS Ali. Pria tersebut menilai masih belum cocok penghitungannya dengan catatan yang dia miliki.

Penghitungan surat suara di TPS Petamburan 2017 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

"Ini udah dihitung Aki," kata Ali.

Berdasarkan kesepakatan surat suara kembali dihitung ulang. Berati lima kali penghitungan surat suara di TPS tersebut. Hasilnya tetap sama, Ahok unggul dengan 279 jumlah suara.


Wartawan pun ramai memantau TPS tersebut. Namun, anggota FPI rupanya tak berkenan atas kehadiran para juru berita.

Mereka mengusir para wartawan yang ada di lokasi. Mereka meminta agar wartawan tidak meliput di area TPS tersebut.

"Ayo-ayo wartawan keluar," kata salah seorang anggota FPI berbadan gempal menggunakan kaos hitam, Rabu (15/2).

Mereka kemudian meminta anggota polisi yang menjaga tempat tersebut menggiring para wartawan meninggalkan area TPS.

"Kita sudah putus dengan wartawan," ujar anggota FPI berbaju putih lainnya.

"Wartawan suka fitnah Habib (Rizieq) dengan perempuan. Foto Habib suka diedit-edit," kata anggota FPI lain ke warga. (Merdeka)


Loading...
loading...