Terbongkar! KPU DKI Pastikan 3 e-KTP Berwajah Sama adalah Hoax



Pustakanews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno telah memastikan bahwa foto yang sempat beredar mengenai tiga KTP dengan wajah sama adalah tidak benar alias hoax.

"Kami menegaskan bahwa apa yang berkembang di media sosial dua tiga hari terakhir tentang beredarnya KTP yang wajah sama tiga KTP itu yang identitasnya berbeda adalah berita hoax," kata Sumarno, di kantor KPUD DKI Jakarta, Selasa (7/2).

Sumarno mengatakan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI sudah menyatakan identitas ketiganya itu asli dan valid dalam database pemilihan DKI. Namun yang dipalsukan adalah foto. Tujuannya untuk mengecoh dan mengacaukan Pilkada DKI.

"Tapi foto itu adalah foto yang dipalsukan. Kami melakukan pengecekan ditemukan nama yang bersangkutan ada orangnya, KTP-nya juga ada dan fotonya memang berbeda dengan apa yang beredar di media sosial tersebut. Oleh sebab itu pada masyarakat kami imbau untuk tidak percaya begitu saja soal isu yang beredar di media sosial. Silakan melakukan konfirmasi kepada pihak pihak yang berwenang menangani hal itu," tegasnya.

Sebelumnya, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arief Fakrulloh menilai pemberitaan yang sudah viral di media sosial tentang temuan seseorang memiliki tiga KTP elektronik dengan identitas berbeda sengaja dipalsukan.

"Saya pastikan itu bukan e-KTP ganda tapi dipalsukan," kata Zudan yang juga Penjabat Gubernur Gorontalo, Minggu (5/2).

Zudan menjelaskan, sesaat setelah dirinya menerima pesan melalui WhatsApp menyangkut laporan adanya satu orang yang memiliki 3 e-KTP dengan nama Sukarno, Saidi dan Mada, langsung membuka masing-masing NIK tersebut pada database Dukcapil.

"Ternyata NIK untuk ketiga nama itu benar tetapi fotonya berbeda. Aaat itu juga saya nyatakan e-KTP itu palsu, karena sesuai data center kita, identitas dan foto pada KTP-El itu berbeda," jelasnya. [merdeka.com | noe]


Loading...
loading...